4 Cara Untuk Membantu Pegawai Kamu Ingat Lencana Id Mereka

4 Cara Untuk Membantu Pegawai Kamu Ingat Lencana Id Mereka

Ini berlangsung pada kita semua.

Kamu berjalan mengendarai tangga di ruang bekerja di pagi hari, siap untuk memulai hari. Kamu mungkin masih setengah tidur, namun kamu mempunyai kopi, tas makan siang, dan siap memulai hari.

Kamu sampai ke pintu depan dan mencapai lencana pegawai kamu…

Uh oh.

Sesudah itu datang langkah-langkah yang telah diketahui:

  • Kontrol saku yang lain? Nggak.
  • Gimana dengan saku belakang kamu? Nada.
  • Apakah ini di ransel kamu? Tidak ada dadu.
  • Mungkin mobilnya? Kamu naik kereta hari ini.
  • Apakah aku menjatuhkannya di tangga? Tidak.
  • Mungkin ada di sepatu aku? Sekarang anda membuat konyol.
  • Ini menetap di: kamu lupa lencana id kamu!
  • Tidak boleh khawatir. Semua orang lupa. Berlangsung demi yang terbaik untuk kita.

Tapi, ketika datang ke lencana id di ruang bekerja, melupakan lencana bisa menimbulkan berbagai masalah, bagus untuk pegawai dan majikan.

Dari seseorang yang terjebak di luar sampai seorang partner bekerja datang ke majikan yang selalu berurusan dengan masalah keamanan potensial dari orang tidak diketahui yang berjalan di sekitar fasilitas, sakit kepala saya lupa mulai menaik.

Solusi termudah, jelas, yaitu membantu pegawai berhenti melupakan lencana mereka. Lebih gampang diucapkan daripada dilakukan, tidak?

Tapi, ada beberapa langkah yang bisa kamu ambil untuk membantu pegawai mengingat kredensial mereka, dari aksesori pembawa kartu tertentu sampai kerasa malu yang dibuat dengan bagus.

Fungsionalitas, ponsel, dan kerasa malu: kesamaan apa yang mereka miliki?

Melupakan segala sesuatunya hanyalah posisi dari manusia. Kita memiliki begitu banyak hal yang berlangsung di otak kita akibatnya berbagai hal tentu mau lolos. Lebih bagus melupakan lencana id kamu daripada melupakan rute rumah terbaik, kan?

Kiat di bawah ini tidak mau seluruhnya menyingkirkan masalah lencana yang dilupakan. Tidak boleh mengharapkan keajaiban.

Tapi, mereka selalu membantu kurangi frekuensi pegawai meninggalkan lencana mereka, dan kurangi waktu yang dihabiskan pegawai dengan malu-malu menunggu di luar pintu untuk dorongan datang.

1. Perkenankan mereka memilah gimana mereka mau membawanya.

Banyak organisasi mau keluarkan tali id card pegawai mereka dan sesuatu untuk dibawa-bawa, seperti gulungan lencana maupun tali pengikat.

Ini tampaknya cara yang gampang untuk memberikan pegawai semua yang mereka butuhkan untuk membawa kartu mereka, namun aksesoris id tidak selalu ialah solusi satu mode cocok untuk semua.

Beberapa orang berpikir lanyard tampak konyol. Beberapa orang berpikir klip tali menghalangi ketika mereka bergerak. Yang lainnya hanya berpikir gulungan badge ini mengasyikkan.

Memberikan pilihan terhadap pegawai kamu mau membantu membuatnya lebih mungkin bahwa mereka menggunakan aksesori, yang pada gilirannya membuatnya lebih mungkin bahwa mereka mengingat lencana id yang terlampir.

Dengan membiarkan pegawai kamu memilah cara mereka membawa kartu mereka, kamu menyingkirkan hambatan aku tidak menggunakan barang ini langsung.

Membuat pegawai kamu siap menggunakan kredensial mereka yaitu langkah gede mengarah arah yang benar untuk menjadikan kredensial yang terlupakan ini yaitu hal yang telah ketinggalan jaman.

2. Sedikit mempermalukan mereka (tetapi pastikan ini mengasyikkan).

Sebelum ini diambil dengan cara yang salah: tidak, ini tidak untuk menyarankan pemanggang seluruh perusahaan dari semua orang yang lupa lencana id mereka. Tidak ada yang perlu joan dari operasi merobek tom general manager.

Seandainya ini berlangsung, tidak ada yang menang (ditambah, candaan joan tidak sangat indah).

Kebalikannya, kita bermaksud memberi pegawai kamu sedikit kesulitan, namun melangsungkannya dengan main-main dan dengan hasrat bagus.

Salah satu cara untuk melangsungkan ini yaitu memberi mereka lencana selang palsu.

Banyak organisasi mau memberikan pegawai yang meninggalkan lencana di rumah sebagai temporer untuk hari ini, apakah ini lencana cadangan yang secara resmi digunakan sebagai temp maupun lencana tamu.

Ini memberi pegawai akses ke gedung seperti biasa tanpa selalu berbalik dan mendapatkan lencana sendiri. Semua orang menang, tidak?

Kecuali pegawai kamu tidak mengidap konsekuensi sebab lupa mau lencananya. Ini tidak mau membuat pegawai belajar untuk berhenti melupakan lencana.

Alih-alih, pertimbangkan untuk melangsungkan sesuatu yang mengasyikkan untuk mereka yang lupa lencana mereka, seperti membuat lencana yang cocok dengan style lencana pegawai normal, namun letakkan tanda tanya raksasa untuk gambar dan aku lupa badge aku sebagai namanya. Ambillah selangkah lebih maju dan mintalah mereka mengenakan lencana di lanyard yang terang benderang.

Berbagai hal seperti ini hanya berfungsi di kantor yang begitu erat dengan selera humor; kamu tidak ingin benar-benar melukai perasaan siapa pula.

Namun untuk banyak orang, sedikit kesenangan sanggup membuat cara untuk membuat kantor tertawa dan menentukan bahwa mr. Forgot my badge ingat waktu berikutnya.

3. Bangun lencana mereka melangsungkan lebih dari cuma id.

Beberapa organisasi memiliki tali lanyard yang mereka perlukan untuk dipakai pegawai hanya untuk identifikasi. Mereka tidak memerlukan mereka untuk masuk maupun apa pula, namun kebijakan perusahaan bahwa semua pegawai selalu menggunakan lencana.

Dalam kasus ini (biasanya dalam pengaturan ritel) gampang untuk memandang gimana pegawai lupa: semua yang mereka lakukan yaitu klip lencana pada awal hari dan lepaskan klipnya delapan jam sesudah itu.

Selang ini, hanya menggantung di sana, terlupakan.

Salah satu cara untuk membuat lencana lebih berkesan yaitu membuatnya lebih dari semata-mata identifikasi saja pemakainya.

Berkat teknologi sekarang ini, kartu id pegawai bisa digunakan untuk melangsungkan berbagai hal seperti:

  • Punch-in di awal shift
  • Buka pintu khusus pegawai
  • Lakukan pembelian di mesin camilan di tempat makan siang
  • Menambahkan fungsionalitas ke kartu membuatnya lebih mungkin bahwa pegawai mau mengingatnya.

Lagi pula, seandainya sebuah kartu berdiri di antara pegawai yang lapar dan camilan sore hari, kartu ini mungkin tidak mau mungkin tertinggal lagi…

4. Pasang lencana ke ponsel mereka.

Ponsel juga bisa dianggap sebagai posisi tubuh pada sekarang ini.

Orang-orang dari segala usia dan latar belakang kehidupan menghabiskan hari-hari mereka memandang tajam ke layar kecil mereka (maupun kadang-kadang gede sekali), berbagi, memposting, streaming, dan menonton.